jump to navigation

Hemat Biaya Sekolah dengan Buku Sekolah Elektronik (BSE) 4 Agustus, 2008

Posted by sdnpetungsewu1wagir in Uncategorized.
trackback

Buku merupakan cakrawala dunia, sering kita mendengar semboyan tersebut. Bahkan sering disampaikan, buku merupakan indikator ilmu yang dimiliki. Semakin banyak buku yang dibaca, semakin banyak pula ilmu yang dimiliki. Pada dasarnya, buku merupakan gudang ilmu, sarana paling penting yang menyokong peningkatan mutu pendidikan.

Di era globalisasi, buku yang digunakan harus sesuai dengan standar nasional pendidikan. Kenyatannya, buku yang menjadi sarana paling utama dalam proses belajar mengajar justru sulit terjangkau oleh pelajar dari tingkat harganya. Untuk sekolah dasar (SD) saja, buku yang jumlahnya belasan tersebut harus dibeli dengan mengeluarkan uang ratusan ribu rupiah.

Berlatar belakang tersebut, pemerintah melalui Departemen Pendidikan Nasional RI membantu siswa-siswa sekolah agar mendapatkan fasilitas buku yang lebih murah dengan menyediakan Buku Sekolah Elektronik (BSE). Buku itu adalah buku yang lisensinya dibeli oleh pemerintah untuk masyarakat.

Sebagai warga negara, memiliki hak untuk mendapatkan konten buku tersebut. Untuk menghemat biaya serta mempermudah penyebarannya, dibuat konten buku dalam format elektronik (PDF dan flash). Situs resmi BSE ada di http://bse.depdiknas.go.id.

Di situs tersebut, terdapat sekitar 48 buku pelajaran bagi SD, SMP, SMA, juga SMK, baik pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan ilmu pengetahuan alam maupun sosial. Sayang banyak yang komentar di BLOG-ku kalau kesulitan mengambil data tersebut dari BSE.

Untuk memudahkan penyebaran BSE dan memudahkan guru maupun siswa mendapatkan soft kopi, ada beberapa pihak yang membantu mengaplikasikan BSE dengan membuat mirroring, antara lain: http://buaya.klas.or.id/bse (lokasi di Radnet) sehingga akan cepat bila diakses melalui hotspot Radnet di beberapa tempat seperti WTC, Taman Budaya (ex bioskop Mitra),Wisma Dharmala, Kampoeng Cyber, dan Universitas Narotama. Lokasi lainnya ada di http://kambing.vlsm.org (lokasi di UI).

File dapat diunduh dalam bentuk zip lalu setelah diekstrak, dihasilkan buku pelajaran dalam format pdf. Ukuran buku elektronik ini berkisar 2 hingga 20 MB. Buku digital tersebut diperbolehkan diunduh, dicetak, diperbanyak, bahkan diperbolehkan menjual, baik dalam bentuk buku maupun rekaman cakram (CD/DVD) dengan ketentuan tak melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan Menteri Pendidikan Nasional dan memenuhi syarat serta ketentuan yang berlaku.

Kendala yang timbul saat ini adalah justru masih banyak sekolah yang menetapkan buku dengan penerbit yang tak termasuk dalam daftar BSE, sehingga tetap saja siswa dan orangtua tertekan mengeluarkan biaya pendidikan. Seandainya dalam kenyataannya digunakan buku digital yang telah dibeli hak ciptanya sebagai BSE, orangtua dapat menghemat pengeluaran buku bahkan hingga 25 persen.

Kendala lain adalah tidak ada teknologi internet di wilayah-wilayah yang justru membutuhkan buku digital tersebut. Solusinya, akan lebih baik apabila ada kerjasama dengan pemerintah daerah untuk menyediakan teknologi internet di wilayah tersebut. Disadur dari harian pagi surya (03/08/08)

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: